Bupati dan BPTJ tak Sepaham

567
https://www.google.com

BUPATI Bogor Ade Yasin silang pendapat dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek  (BPTJ) soal jalur tambang yang juga menjadi jalur tengkorak karena sering memakan korban akibat terjadi kecelakaan lalulintas.

Pemkab sudah melakukan jam tayang dari pukul 20.00 sampai 05.00 WIB, namun pihak BPTJ melakukan uji coba ke-2 dan 3 dengan mengeluarkan kebijakan truk kosong boleh melintas pada siang hari. Namun hal ini membuat gejolak baru dan penumpukan di beberapa titik perlintasan.

“Kita ngotot jam tayangan tetap pukul 08.00 – 05.00 tapi BPTJ memperbolehkan truk kosong lewat siang hari, namun kami tetap menentang dan protes keras,” jelasnya, usai menghadiri acara pertemuan di Hotel Duta Berlian, Rabu (20/2).Pemerintah kabupaten Bogor terus membahas jalur tambang itu.

Rencananya Pemkab Bogor pun akan kembali membahas pekan ini dengan BPTJ yang sudah masuk uji coba ke-3 pasca pemblokiran belum lama ini. Ade Yasin AY menjelaskan, pembahasan seraang ini tetap tentang jam tayang jalur tambang sesuai kebijakan awal. Karena, ada pemberlakukan truk kosong lewat membuat permasalahan semakin semrawut.

Lebih lanjut AY mengaku, jika terus seperti ini tidak ada penyelesaian dan solusi mengenai jalur tambang. Makanya, kami melakukan pertemuan kembali dengan BPTJ membahas polemik jam tayang.”Hari ini akan datang pertemuan dengan BPTJ, membahas jalan tambang dan efetivitas uji coba selama satu bulan ini,” ucapnya. (Cepi Kurnia)

Sumber: Koran Jurnal Bogor, edisi 21 Februari 2019

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here