Bupati Murka Situ Udik Kelaparan itu Hoaks

249
sumber gambar : http://news.netmedia.co.id

Sebagian warga di Bumi Tegar Beriman dihebohkan dengan status Facebook yang disebar salah seorang pengguna media sosial bahwa ada seorang Ibu bernama Fitrian, warga Kampung Setu 2, RT 01, RW 02, Desa Situ Uik, Kecamatan Cibungbulang yang kesulitan makan alias kelaparan. Sttaus yang diunggah Kristiawan Saputra itu menulliskan “sesak nafas ini ketika mendengar kabar ada satu keluarga hanya makan nasi yang hanya dicampur dengan air yang hanya di kasih penyedap rasa 1 dari anaknya bayi,” status yang membuat murka Bupati Bogor Hj.Nurhayanti ternyata tidaklah benar.

Hal itu diungkapkan Kepala Dessa Situ Udik Enduh Nuhudawi yang menegaskan bahwa pernyataan yang ditulis salah seorang pengguna Facebook itu tidaklah benar atau hoaks. Bupati Hj.Nurhayanti merespom cepat informasi tersebut.

“Saya tahu dari Bupati yang menelpon saya bahwa ada warga saya kata Bupati yang tingal di Kampung Setu 2 RT 01 RW 02, Desa Setu Udik Kecamatan Cibungbulang ada yang kesulitan untuk makan. Namun setelah saya kroscek kesana bersama Pak Camat tidaklah benar apa yang dituliskan di Facebook itu bohong nyatanya dia punya suami dan kerja berpenghasilan 300 ribu perminggu,” kata Enduh kepada Jurnal Bogor kemarin.

Enduh menjelaskan, bahwa ada salah satu kader desa mendampingin relawan sosial  datang ke rumah Fitria pada sabtu (7/12) lalu dan menanyakan kondisi sehari-hari Fitriani dalam menjalani kehidupan bersama ke-5 anaknya. Namun saat itu suami Fitriani tak ada di rumah.

“Suaminya saat itu gak ada. Orang yang mengaku relawan sosial itu bertanya-tanya setelah itu unggahan ke Facebook. Dan menuliskan tidak sesuai kenyataan tujuannya untuk membantu, namun hal itu salah orang, dia suaminya masih kerja dan berpenghasilan,” kata Enduh.

Sementara saat Jurnal Bogor mendatangi rumah Fitria yang berada di gang sempit memang kondisi rumahnya cukup memprihatinkan. Namum secara ekonomi tak separah apa yang diunggah di Fcaebook. “katanya anak saya saya kasih ASI dan suus formula. Suami saya juga kerja cuma memang masih serabutan tapi untuk makan dan sekolah anak saya masih bisa tercukupi meskipun dicukup-cukupi. Kalau yang di Facebook terlalu berlebihan,” kata Fitria sembari menggendong anak yang baru berusia 2 bulan itu. (Cepi Kurnia)

Sumber: Koran Jurnal Bogor,  Edisi 11 Desember 2018

SHARE

Tinggalkan Komentar