Bus Sekolah Segera Dilaunching

339

Pemerintah kota (Pemkot) Bogor melalui dinas Pendidikan (Disdik) segera melaunching bus sekolah untuk mengutangi kepadatan kendaraan pribadi di sekolah wilayah tengah Kota Bogor. Hal itu dimulai dengan diuji cobanya dua bus sedang dan kecil untuk menjemput para pelajar Kota Bogor dari jalan-jalan protokoler.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Fahrudin mengatakan bahwa bus sekolah berfungsi mengantar pulang para pelajar di Kota Bogor untuk menuju ke sekolahnya masing-masing khususnya wilayah seputaran Sistem Satu Arah (SSA).

“Bus sekolahakan segera beroprasi, teknis jadwal bus sekolah masih disusun. Bus sekolah tersebut akan digratiskan meskipun kedepannya kami akan menyiapkan tiket untuk para pelajar,” ungkapnya kepada wartawan , Kamis (3/1).

Menurut dia dua bus tersebut masing masing memiliki kapasitas 40 penumpang. Sedangkan untuk rute sendiri masih menunggu hasil diskusi dan kajian agar tak mengganggu pemasukan angkutan kota (angkot)

“Disdik inginnya jalurnya bervariasi. Misalnya Senin di Tajur. Kemudian, selasa di Kedung badak, intinya tidak terganggu penghasilan angkot ,” ungkapnya .

Kata dia, tujuan dari bus sekolah ini untuk mengurangi mobil pribadi masuk ke pusat kota. selain itu bus sekolah ini untuk mengangkut para pelajar untuk kunjungan pembelajaran outing clash ke museum dan perpustakaan.

“Tujuan lainnya itu bisa mengajak belajar murid diluar kelas secara langsung, misal belajar sejarah di museum perjuangan. Untuk jadwalnya bias dibagi dari guru masing-masing sekolah,” ungkapnya.

Walikota Bogor, Bima Arya mengatakan bahwa bus sekolah akan segera diluncurkan minggu depan, untuk rutenya masih dirancang.

“Kemacetan di pusat kota akan berkurang karena bus sekolah ini mengurangi mobil pribadi. Bus baru ada dua, oprasionalnya dari dinas perhubungan (Dishub) yang mengatur tetapi yang pasti dari pagi mulai jalannya,” ungkapnya.

Bima melanjutkan, selain mengantar anak sekolah, bus juga untuk menjemput saat pulang sekolah, “Konsepnya masih dimatangkan dua dinas itu,” pungkasnya. Ferdy Kristianto

sumber: Koran Jurnal Bogor. Edisi 4 Januari 2019

SHARE

Tinggalkan Komentar