DINKES Percepatan Pembangunan Kesehatan Melalui Pendekatan Keluarga

928
Waspadai Bahaya Tuberkulosis (google images)

Dinas Kesehatan Kota Bogor, Jawa Barat berkomitmen wujudkan pembangunan kesehatan yang lebih terarah dan tepat sasaran melalui upaya promotif preventif dengan pendekatan keluarga. 

“Pendekatan keluarga salah satu caranya Puskesmas untuk meningkatkan jangkauan sasaran pelayanan kesehatan dan mengoptimalkan peran Germas,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Rubaeah dalam Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Kota Bogor tahun 2017, di Bogor, Senin. 

Rubaeah mengatakan, situasi kesehatan saat ini masih adanya kematian ibu dan bayi serta balita gizi buruk, tingginya kejadian beberapa penyakit menular dan meningkatkannya kecenderungan penyakit tidak menular yang diakibatkan adanya perubahan perilaku manusia dan lingkungan yang tidak sehat. 

Menurutnya, belum optimalnya pelaksanaan sistem rujukan termasuk akses terhadap sarana kesehatan dan pembiayaannya juga menjadi salah satu isu kesehatan yang terjadi saat ini. 

Ia menyebutkan, penanganan kesehatan sudah dilakukan dengan penentuan prioritas melalui intervensi secara promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif, namun belum menunjukkan hasil yang optimal. 

“Selain melalui pendekatan keluarga, mengoptimalkan peran lintas sektor melalui Gerakan masyarakat hidup sehat atau Germas,” katanya. 

Rubaeah mengatakan, Dinkes Kota Bogor menggelar Rakerkesda dengan tujuan mengoptimalkan peran lintas sektor dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan di Kota Bogor. 

Tujuan khusus Rakerkesda lanjutnya adalah terinformasinya kebijakan pembangunan kesehatan, terinformasinya situasi kesehatan di Kota Bogor dan tersusun rencana kegiatan pendekatan keluarga dan Germas Tahun 2018. 

“Diharapkan melalui Rakerkesda para peserta dapat berperan aktif melalui sumbang pikir dan saran yang dapat terwujudnya pembangunan kesehatan Kota Bogor,” kata Rubaeah. (Antara)

SHARE

Tinggalkan Komentar