Dua Pekan Lagi, Penggunaan Kantung Plastik Dilarang

250
Sumber gambar : https://img.okezone.com

Dua pekan lagi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan menerapkan kebijakan baru mengenai pengurangan penggunaan kantung plastik di pusat perbelanjaan dan toko modern.

Hal itu tertuang jelas dalam Peraturan Walikota (Perwali) Kota Bogor Nomor 61 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kanting Plastik yang akan diberlakkan mulai 1 Desember 2018.

Dit (pengurangan) kantong plastik ini bertujuan untuk melindungi wilayah daerah kota dari pencemaran dan kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh penggunaan kantong plastik. Kemudian, menjamin kelangsungan kehidupan mahluk hidup dan kelestarian ekosistem.

Pengurangan penggunaan kantong plastik juga daat menjamin keselamatan, kesehatan, dan kehidupan warga daerah kota dari ancaman pencemaran dan atau kerusakan lingkungan hidup, yang disebabkan oleh penggunaan kantong plastik.

Tujuan lain dapat juga menjaga kelestarian fungsi lingkungan hidup, mencapai keserasian, keselarasan, dan keseimbangan lingkungan hidup, sehingga menjamin generasi masa depan dalam penggunaan kantong plastik dan menjamin pemenuhan dan perlindungan hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat bagi warga daerah kota akibat penggunaan kantong plastik tersebut.

Pemkot Bogor dalam hal ini memiliki tugas terselenggaranya kebijakan diet kantong plastik tersebut. Dengan demikian kebijakan itu pun dapat menumbuhkembangkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam hal pengurangan penggunaan kantong plastik. Pemerintah juga perlu memfasilitasi, mengembangkan, dan melaksanakan upaya pengurangan penggunaan kantong plastik dengan melakukan koordinasi antar perangkat daerah, masyarakat dan para pelaku usaha.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Elia Buntang mengatakan, hingga saat ini segala persiapan dan sosialisasi terus dilakukan pihaknya kepada masyarakat dan para pelaku usaha. Ada sebanyak 23 pusat perbelanjaan dan toko modern yang sudah menyambut baik kebijakan diet kantong plastik ini.

“Masih sosialisasi terus, totalnya ada 23 gerai. Termasuk kepada pegelola minimarket yang ada di Kota Bogor karena semuanya sudah siap, sosialisasi pun sudah hanya tinggal menunggu pelaksanaanya saja,” ujarnya, belum lama ini.

Inisiatif daerah soal larangan penggunaan kantong plastik sebekumnya jga telah dilakukan oleh Pmerintah Daerah Banjarmasin, Balikpapan dan Bandung. Selain Kota Bogor, akan ada Kota Denpasar yang juga mulai melarang penggunaan kantong plastik pada 1 Januari 2019 mendatang.

Sementara itu, KepalaBidang Persampahan DLH Kota Bogor Mochammad Ade Nugraha menambhakan, volume sampah di Kota Bogor mencapai 700 ton per hari, 100 ton di antaranya adalah sampah plastik.

“Sampah plastik butuh waktu 200 tahunagar bisa terurai. Oleh karena itu, pelarangan kantong plastik ini diharapkan bisa mengurangi sampah tersebut, sehingga kerusakan lingkungan dapat diminimalisir,” katanya. (Fredy Kritistianto)

Sumber : Koran Jurnal Bogor, Edisi 21 November 2018

SHARE

Tinggalkan Komentar