Fakta Seputar Trust+Positif dan Internet Positif

427
Sumber gambar : http://jatengku.com

Sebenarnya apa fungsi utama internet positif? Apakah ini benar-bener program pemerintah untuk menganggulangi website berbau pornografi? atau hanya mencari celah untuk mendapatkan keuntungan? Ingin tahu lebih lanjut? Mari kita simak faktanya berikut ini :

Sejarah singkat dibalik Trust+positif

Dalam peraturan undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UUITE) pasal 27 tentang konten ilegal, menteri komunikasi dan informasi (Menkominfo) yang menjabat saat itu membuat peraturan tentang Penanganan Situs Bermuatan Negatif.

Dalam peraturannya disebutkan bahwa penyelenggara jasa akses internet (Internet Service Provider atau ISP) wajib melakukan pemblokiran terhadap website-website yang termasuk dalam database Trust+Positif.

Database penuh kontroversi dan salah blokir

Seperti contohnya sejumalah website terkemuka seperti Detik, Kompas dan Kasku. Sempat diblokir lantaran masuk dalam database trust positif. Ditambah dengan website humor seperti MalesBanget sempat diblokir, karena mengandung kata “males” “male” “bang” yang mengandung kata berkonotasi negatif.

Website Penuh Iklan

Internet positif menampilkan banyak iklan dalam website, dari hasil pencarian nyatanya domain internet positif didaftarkan dengan email advertising@telkom.co.id. Hal ini semakin memperkuat kontroversi bahwa internet positif digunakan untuk menghasilkan sumber penghasilan daripada peringatan mengakses konten negatif.

Apabila alasannya adalah untuk pengelolaan server database website ilegal, maka akan tidak masuk akal, mengingat database Trust+Positif dikelola oleh pemerintah. Di samping itu, pengguna tentunya telah membeli paket internet ISP tersebut.

Itu dia yang dapat kami share, semoga bermanfaat.


SHARE

Tinggalkan Komentar