Gempa Situbondo, Tiga Warga Tewas

408
Sumber gambar : http://jayakartanews.com/wp-content/uploads/2018/10/gempa.jpg

Tiga orang meninggal dunia dan beberapa rumah mengalami kerusakan akibat gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Jawa Timur dan Bali pada Kamis (11/10) siang, pukul 01.44 WIB, BMKG melaporkan episenter gepa bumi terletak pada koordinat 7,47 Lintang Selatan dan 114,43 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 55 km arah timur laut Kota Situbondo, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Gempa tidak berpotensi tsunami.

Dikutip dari rilis BNPB, data sementara dampak gempa dilaporkan, daerah yang terparah adalah di Kecamatan Gayam Kabupaten Sumenep. Sedangkan tiga orang meninggal dunia yaitu Nuril Kamiliya (L/7) Desa Prambanan, Kecamatan Gayam Sumenep; H. Nadhar (P/55) Dsn. Jambusok, Desa Prambanan, Kec. Gayam – Sumenep; dan laki-laki dewasa (masih identifikasi) Desa Prambanan, Kec. Gayam – Sumenep.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan tiga korban meninggal tercatat akibat tertimpa bangunan yang roboh saat korban sedang tidur tiba-tiba gempa mengguncang dan sehingga korban tidak bisa menyelamatkan diri.

Selain itu beberapa rumah mengalami kerusakan. BPBD Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Sumenep masih melakukan pendataan. Kerusakan rumah terdapat Sumentep yakni di Desa Jambuir, Kec. Gayam Kepulauan Sapudi, Kopedi Kec Bluto, Kertasada, Masjid Desa Gendang Timur Kec, Sepudi, dan rumah rusak di nyabakan timur Kec Batang-batang.

Gempa tersebut terasa di seluruh wilayah Jawa Timur meliputi Kabupaten/Kota Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Kab. Probolinggo, Kota Probolinggo, Bondowoso, Sumenep. Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Kab, pasuruan, Kota pasuruan, Kota Batu, Kota Malang, Kab. Malang, Kab. Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Kab. Mojokerto, dan Kota Mojokerto.

“Guncangan gempa dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di Sumenep dan Situbondo selama 2-5 detik. Mayarakat berhamburan keluar rumah. Sedang di daerah lain gempa dirasakan sedang selama 2-5 detik,” ujar Sutopo.

Berdasarkan analisis peta gempa dirasakan, intensitas gempa dirasakan III-IV MMI di Denpasar, III MMI di Karangkates, III MMI di Gianyar, III MMI di Lombok Barat, III MMI di Mataram, III MMI di Padaan. Artinya gempa dirasakan ringan hingga sedang. Secara umum tidak banyak dampak kerusakan akibat gempa. (Asep Saepudin Sayyev)

Sumber : Koran Jurnal Bogor, Edisi 12 Oktober 2018

SHARE

Tinggalkan Komentar