Indonesia Serukan Aksi Kesehatan Hadapi Perubahan Iklim

919
sumber gambar : tribun.news

Kementerian Kesehatan RI menyerukan
“rencana aksi kesehatan dalam menghadapi perubahan iklim” di hadapan
perwakilan negara-negara dunia guna menangani bencana dan penyakit menular
sebagai dampak pemanasan global.

Berdasarkan keterangan tertulisnya yang diterima di
Jakarta, Jumat, Menkes Nila Moeloek mengatakan dalam diskusi meja bundar
seluruh Menteri Kesehatan anggota South East Asia Regional Organization
(SEARO) terkait Upaya Membangun Sistem Ketahanan Kesehatan terhadap
Perubahan Iklim di Maladewa, bahwa kerja sama antarnegara anggota SEARO
penting untuk membangun ketahanan kesehatan dalam skala lintas negara atau
internasional.

“Pentingnya kerja sama negara-negara anggota SEARO dalam
membangun sistem ketahanan kesehatan terhadap perubahan iklim,” kata
Menkes.

Nila juga mengutarakan bahwa pemerintah Indonesia siap
membagi pengalaman terbaik dalam penanganan bencana dan penyakit menular
yang diyakini meningkat sebagai dampak perubahan iklim.

Para menteri kesehatan negara-negara anggota SEARO yang
menghadiri pertemuan di Maladewa, Kamis (7/9), menyampaikan pandangan
serupa mengenai pentingnya kerja sama kawasan dalam penanganan kesehatan
dampak perubahan iklim.�

“Berbagai kebijakan dan program telah dilakukan oleh
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan dalam kesiapan
menghadapi dampak perubahan iklim terhadap kesehatan.

Kebijakan dan program tersebut yakni adanya Permenkes
Nomor 1018 Tahun 2011 tentang Strategi Adaptasi Sektor Kesehatan terhadap
Dampak Perubahan Iklim, dan Kepmenkes Nomor 035 Tahun 2012 tentang Pedoman
Identifikasi Faktor Resiko Kesehatan akibat Perubahan Iklim.

Selain itu, program lain yang dilakukan oleh Kemenkes RI
adalah sosialisasi dan advokasi strategi adaptasi perubahan iklim,
peningkatan kapasitas tenaga kesehatan untuk adaptasi perubahan iklim,
serta kajian pemetaan kerentanan untuk penyakit malaria dan demam berdarah
di lima provinsi di Indonesia.

SHARE

Tinggalkan Komentar