Iriana “Dibujuk” Pelajar Untuk Tidak Pakai Narkoba

1290
Iriana Jokowi (google images)

Ibu Negara Iriana Joko Widodo dibujuk oleh seorang pelajar SMA di Riau untuk tidak menggunakan narkoba dalam “Penyuluhan Anti-Narkoba, Kekerasan Seksual dan Pornografi” untuk pelajar SMA di kota Pekanbaru.

“Sekarang kalau ada teman sebelahmu kena narkoba apa yang akan kamu lakukan? Saya yang pecandu narkoba, sini, contoh saya jadi teman duduk sebelah. Kalau pakai narkoba kan cirinya pakai pakaian `gak` bener ya? Jadi apa yang akan kamu lakukan?” tanya Iriana di Gelanggang Olahraga Tribuana Pekanbaru, Kamis.

Muhammad Fitra Hidayat, pelajar SMA Negeri 5 Pekanbaru yang dipilih Iriana untuk menjawab persoalan itu pun dengan lugas berupaya untuk “merayu” agar teman sebelahnya itu tidak menggunakan narkoba.

“Halo iriana, kamu lagi `ngapain`? Itu obat apa yang ada di tangan kamu itu? Terus kenapa sih penampilan kamu makin berubah sekarang ini? Ketagihan apa? Iriana saya lihat semenjak kamu bergaul sama teman-teman kamu yang di geng sana kamu berubah, penampilan kamu tidak seperti dulu lagi. Kenapa sih kamu jadi begini? Saya bingung loh, padahal ketika kamu dulu masih anggun saya suka sama kamu,” kata Fitra lancar tanpa seolah berhadapan dengan Ibu Negara.

Kontan aksi Fitra itu disambut dengan sorakan dari sekitar seribu pelajar SMA yang ada di GOR tersebut.

“Tapi karena kamu berubah seperti ini saya semakin aneh, apa kamu kena zat-zat narkoba? Jawab dong pertanyaan saya, Iriana kamu mengenakan narkoba ya? Terus penampilan kamu seperti ini, padahal kamu orang yang berwibawa loh,” tambah Fitra.

“Minta uang,” kata Iriana singkat.

“Apa, uang? Gak ada duit dong,” jawab Fitra.

“Jadi bagaimana cara kalau teman terkena narkoba, apa nasihatnya?” tanya Iriana.

“Pertama sikap saya sebagai seorang teman jika mengetahui teman saya menggunakan narkoba, hal yang paling utama adalah mengingatkan kepada dia agar dia sadar akan bahayanya narkoba sebelum terlambat, sebelum terjadi yang lebih lagi, kita nasihati dia, kita rangkul dia ke jalan yang lebih baik lagi,” ungkap Fitra.

“Bagus,” ungkap Iriana.

Fitra pun mendapatkan satu sepeda karena berhasil membujuk Iriana tidak menggunakan narkoba.

Pelajar lain yang mendapatkan sepeda adalah Joana Nababan, yang berasal dari SMA Negeri 10 Pekanbaru.

“Tadi sudah dikasih sosialisasi ya, apa yang kamu peroleh pengetahuan dari tadi? coba sampaikan ke teman-teman,” tanya Iriana.

“Manfaat dari tadi, itulah gunanya teman bu, seperti kita ini kita mengingatkan yang baik kepada teman-teman, bukan menjerumuskan itu sama sekali tidak boleh tapi ke arah lebih baik supaya kita sama-sama sukses, sama-sama bersih dari narkoba, jadi mulai dari sekarang kita tanamkan dalam diri kita hilangkan narkoba, jangan pernah pakai karena akan merusak masa depan,” jawab Joana.

“Bagus, ambil sepeda,” ungkap Iriana.

Iriana datang ke Pekanbaru bersama dengan anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja yang terdiri dari istri para Menteri Kabinet Kerja.

Sejumlah anggota OASE yang hadir antara lain Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, Ratna Megawangi Sofyan Djalil, Nora Tristiyana Ryamizard Ryacudu, Siti Faridah Pratikno, Endang Nugrahani Pramono Anung, Rugaiya Usman Wiranto, Salsia Ulfa Darmin, Peggy Kho Pik Hiang Lukita, Suryan Widati Muhadjir Effendy, Suzana Ramadhani Masduki, Triana Rudiantara, Endang Budi Karya, Marifah Hanif Dhakiri, dan Ratnawati Setiadi Jonan.  (Antara)

SHARE

Tinggalkan Komentar