Kenapa Opor Ayam Wajib Ada Pada Saat Lebaran?

222
sumber gambar: http://usaharumahan.id
Masih sering dipertanyakan, kenapa selalu ada opor ayam disaat hari lebaran? Walaupun, sudah banyak sekali makanan yang disajikan, seperti ayam goreng, bakso, mie ayam, sayur. Tapi yang dicari itu tetap opor ayam, mau kita mampir ke rumah kakek nenek, om tante, kerabat dekat, teman dekat, pasti yang disuguhin ketupat plus teman sejiwanya yaitu opor ayam. Kenapa? Dikutip dari kangslamet.com. Ketupat, atau yang dalam bahasa Jawa disebut dengan “Kupat” berarti “Ngaku Lepat” atau mengakui kesalahan. Inilah sebabnya mengapa pada hari raya idul fitri selalu ada ketupat atau kupat yang merupakan perwujudan dari pengakuan atas kesalahan. Makanya, di Indonesia ada tradisi meminta maaf baik kepada orangtua, pasangan, saudara maupun teman-teman. Nah, pengakuan kesalahan ini diwujudkan dalam bentuk ketupat atau kupat. Lalu bagaimana dengan opor ayam? Nah, opor ayam yang menjadi pasangan setia dari ketupat ini ternyata tidak diambilkan pada makna ayam, tapi pada kekhasan pada opor ayam, yakni Santan atau orang Jawa menyebutnya Santen.  Santen memiliki arti Samudra Pangapunten atau kelapangan hati untuk memberikan maaf. Jadi cocoklah antara Kupat dan Opor Ayam. Satu menjadi simbol pengakuan kesalahan yang satunya menjadi simbol atas kelapangan hati untuk memaafkan. Jadi, udah gak penasaran lagi kan?
SHARE

Tinggalkan Komentar