Kronologi Kebakaran di Wing C Gedung Fateta IPB

1850

Menjelang adzan Dhuhur, salah satu ruangan di Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) Institut Pertanian Bogor (IPB) mengalami kebakaran. Beruntung tidak ada korban jiwa. Sumber api berasal dari Wing C2, tepatnya di Ruang Server Fateta. Kebakaran ini menyebabkan ruang server dan ruang sidang Fateta mengalami kerusakan. Diperkirakan kerugian mencapai 2 milyar rupiah.

Menurut penuturan Wakil Dekan Bidang Sumberdaya, Kerjasama dan Pengembangan Fateta IPB, Prof. Dr. Ir. Slamet Budijanto, kejadian bermula sekitar pukul 11.45 WIB, terlihat asap keluar dari ruang server. Beberapa mahasiswa dan dosen IPB yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung melakukan aksi tanggap darurat  dengan mendobrak pintu yang terkunci dan memecahkan kaca.

“Saya sampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada mahasiswa IPB. Merekalah yang menjadi tulang punggung dalam memadamkan api. Kalau dari awal tanpa mahasiswa yang bahu membahu memadamkan api, saya yakin api akan menyambar ke lantai 3 (laboratorium yang penuh dengan bahan kimia),” tuturnya.

Mahasiswa terus mengguyurkan air dengan peralatan seadanya sehingga api bisa ditekan. Dua damkar (dari 10 damkar dari kabupaten dan kota Bogor) yang datang pertama kali ke lokasi kemudian berhasil memadamkan api.

“Siapa yang pertama kali lihat, saya tidak tahu. Dari dalam ruangan kerja, saya mendengar teriakan “asap-asap”. Kebetulan ruangan saya berada dalam satu wing dan beda empat ruangan dari lokasi. Kebakaran kemungkinan besar karena arus pendek, karena ruang server banyak barang elektronik.

Rektor IPB, Prof.Dr.Ir. Herry Suhardiyanto, MSc sudah memberikan arahan agar satu wing C2 listriknya dimatikan sementara. Setelah clean, wing yang lainnya bisa dinyalakan satu per satu termasuk lantai yang di atas ruang server.

“Untuk hari ini aktivitas perkuliahan sedikit terganggu karena tidak berani hidupkan listrik. Untuk hari ini yang wing C dimatikan, wing yang lain di hidupkan. Berikutnya untuk lantai 4,3,2 akan di hidupkan. Insya Allah besok perkuliahan sudah kembali lancar, ” ujarnya.

Ruang server Fateta adalah ruang tempat core switch dan distribution switch untuk menghubungkan Fateta dan fakultas-fakultas lainnya, sehingga jaringan internet Fateta serta fakultas-fakultas lainnya seperti Fakultas Pertanian (Faperta), Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) dan Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) terputus. Sekarang ini sedang diidentifikasi peralatan-peralatan yang dibutuhkan agar internet segera pulih kembali.(zul)

 

SIARAN PERS
Biro Hukum, Promosi dan Humas
Institut Pertanian Bogor
29 Maret 2017

 

SHARE

Tinggalkan Komentar