Lebih Murah, Masyarakat Antusias Belanja Bazar Ramadan di Balai Kota

121
sumber gambar: https://kotabogor.go.id

Ratusan orang yang didominasi ibu-ibu sudah memadati Plaza Balai Kota sejak Rabu (15/05/2019) pagi. Mereka tampak antusias untuk membeli beberapa kebutuhan pokok meski harus mengantri cukup panjang. Pasalnya, harga yang dijual di Bazar Ramadan Pasar Murah 2019 ini lebih murah daripada harga di pasar. Dilansir dari laman resmi kotabogor.go.id

Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Bank Indonesia (BI) ini selain sebagai momentum di bulan Ramadan yang merupakan bulan saling berbagi dan bersilaturahmi, juga untuk mengendalikan inflasi di Kota Bogor.

“Jadi bulan Ramadan ini harga-harga bisa terkendali karena banyak sisi supply yang ditambah disini dengan harga lebih murah,” ujar Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Bima mengatakan, di Bazar Ramadan ini ada 18 Booth yang menjual berbagai macam kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih murah. Sebut saja daging sapi beku Rp 70 ribu perkilo, ayam Rp 31 ribu per ekor, telur Rp 22 ribu perkilo, beras Rp 42 ribu per lima kilo, bawang merah Rp 24 ribu, olahan ikan dan kue-kue kering. Ia pun memastikan stok kebutuhan pokok yang dijual di Bazar Ramadan ini cukup untuk warga. “Kalau hari ini warga tidak kebagian, bisa datang Kamis besok karena akan tambah stok lagi,” jelasnya.

Deputi Kepala Perwakilan BI Jawa Barat, Pribadi Santoso mengatakan, pihaknya mengapresiasi atas terselenggaranya Bazar Ramadan ini yang didukung berbagai stakeholder mulai dari Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, PD. Pasar, Bulog dan lainnya. “Bazar ini untuk menyediakan kebutuhan pangan secara cukup dengan harga terjangkau bagi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Salah seorang Warga Ciparigi, Bogor Utara, Chopia Ahpiani menuturkan, kegiatan Bazar ini sangat bermanfaat bagi warga karena bisa meringankan beban pengeluaran ibu rumah tangga. Menurut ibu dua anak ini, saat ini harga kebutuhan pokok semakin mahal yang membuat ibu-ibu mengeluh dan jadi jarang masak. “Saya beli gula, minyak dan ayam. Mudah-mudahan acara seperti ini bisa terus terselenggara,” katanya.

Ditempat yang sama ada mobil penukaran uang yang disediakan Bank Indonesia yang saat ini stok uang Rp 400 juta di mobil penukaran uang pukul 11.30 WIB sudah habis dan besok dari BI akan menambah stok uang menjadi Rp 1,5 miliar. (Humpro :fla/indra/rabas-SZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here