Mantan Presiden Irak Jalal Talabani Meninggal Dunia

1259
sumber gambar :reuters.com

Mantan presiden Irak dan pemimpin Persatuan Patriotik
Kurdistan (PUK) Jalal Talabani meninggal pada Selasa, menurut laporan
televisi resmi Irak.

Talabani, yang mengalami `stroke`, dirawat di sebuah rumah sakit di Jerman
setelah kesehatannya memburuk baru-baru ini dan ia menghembuskan nafas
terakhir di rumah sakit tersebut, lapor saluran televisi pemerintah
Iraqiya.

Talabani merupakan pemimpin veteran perjuangan Kurdi untuk mendapat hak
menentukan nasib sendiri.

Ia lahir pada 12 November 1933 di desa Kelka, di dekat kota Koy Sanjaq,
Irak utara.

Talabani yang berusia 84 tahun itu merupakan negarawan Kurdistan terkemuka
serta pendiri Persatuan Patriotik Kurdistan, yang merupakan salah satu
dari dua partai berkuasa di wilayah otonomi Kurdi.

Talabani merupakan pejuang hak-hak Kurdi dan demokrasi di Irak selama
lebih dari 50 tahun.

Selain bahasa Kurdi, Talabani juga fasih berbahasa Arab, Persia dan Inggris.

Talabani dikenal sebagai pembawa perdamaian Irak. Ia memainkan peranan
penting dalam penyatuan negara itu pada masa-masa setelah pasukan
internasional pimpinan Amerika Serikat menyerang Irak.

Kondisi kesehatan serta lamanya ia tak muncul di publik menyebabkan
pengaruhnya menurun.

Talabani beristrikan Hero Ibrahim Ahmed, yang merupakan putri Ibrahim Ahmed.

Ibrahim Ahmed adalah seorang letnan di bawah pemimpin Kurdi Mullah Mustafa
Barzani, yang merupakan ayah presiden wilayah Kurdi saat ini, Masoud
Barzani. Putra bungsunya, Qubad, adalah wakil Perdana Menteri Pemerintah
Wilayah Kurdistan di Erbil.

Talabani, sang pemimpin Kurdi, meninggal di tengah ketegangan tinggi yang
berlangsung antara pemerintah Baghdad dan wilayah semiotonomi Kurdistan
setelah wilayah Kurdi melangsungkan jajak pendapat kontroversial soal
kemerdekaan Kurdistan dan wilayah-wilayah sengketa, termasuk Kirkuk.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here