Mantan Tahanan Israel Sambangi SMK Pelita Ciampea

280
sumber gambar: https://dg.imgix.net

Kondisi di Palestina sekarang ini diceritakan mantan tahanan Israel, Tayser, Jumat pagi (22/3) ketika menyambangi Sekolah Menengah Kejuruan Pelita Ciampea, Desa Benteng, Kecamatan Ciampea.

Dalam lawatannya itu Tayser didampingi Konsulat Aman Palestina Bogor Raya memotivasi akan nilai perjuangan, dan menceritakan kekejaman Israel.

Tayser sendiri jadi tahanan tentara israel selama 20 tahun dan dia pun akhirnya bebas meloloskan diri dan menyelesaikan pendidikan S1. Saat ditanya Jurnal Bogor ia merasa senang berkeliling Indonesia menyambangi sekolah-sekolah yang ada di Indonesia, bahkan dunia dan sekarang ini di SMK Pelita Ciampea.

“Senang bisa berbagi kisah dengan para pemuda-pemudi SMK Pelita bisa bercerita banyak tentang Palestina kondisinya seperti apa disana,” kata Tayser kepada Jurnal Bogor, baru-baru ini.

Lebih lanjut Tayser mengatakan, setiap hari umat muslim di Palestina seringkali dilarang untuk sholat dan mencari ilu, melarang anak-anak bersekolah. 

Apalagi saat ini kondisinya tetara israel menutup rapat-rapat pintu gerbang masjid Al-Aqso untuk digunakan tempat beribadah.

“Dan bagaimana orang israel ini seringkali juga banyak membunuh dimulai anak kecil, ibu-ibu dan teman – teman yang melakukan aksi perlawanan itu pasti dipenjara. Kondisi penjara disana sempit untuk minum susah apalagi makan,” ujarnya.

Dia berharap semuanya mendoakan kaum muslimin dan mendistribusikan biaya untuk Palestina ini mudah-mudahan semuanya ikut berdoa untuk Palestina agar bisa mengusir orang-orang israel.

“Karena disana dalam sehai itu bisa sampai ribuan rumah hancur dan sampai seribu masyarakat dipindhkan atau dijebloskan ke dalam penjara juga,” ujarnya.

Semetara Konsulat Aman Palestina Bogor Raya Bui Haristriono mengatakan daam lawatannya itu Tayser juga mendapatkan dana yang dikumpulkan atas donasi itu akan dipergunakan untuk membangun rumah untuk para tahanan israel yang bebas,” pungkasnya.

Sementara itu ratusan siswa-siswi SMK Pelita Ciampea terlihat begitu temotivasi dan terenyuh hatinya saat mendengar Tayser bercerita tentang kondisi peperangan di Palestina. (Cepi Kurnia)

Sumber: Koran Jurnal Bogor, edisi 25 Maret 2019

SHARE

Tinggalkan Komentar