Mencicil Adalah Solusi Akhir

202
sumber gambar: https://d26bwjyd9l0e3m.cloudfront.net

Tunggakan denda pajak perusahaan Daerah pasar pakuan jaya (PI PPJ) yang mencapai RP 10 miliar, sepertinya cukup memusingkan direksi perusahaan plat merah itu. Berbagai upaya dari mulai meminta pengampunan dan negoisasi pembayaran pajak wilayah Bogor. Namun, Hingga kini belum ada titik terang atas usaha tersebut. 

Direktur umum PD PPJ, Jenal Abidin mengatakan bahwa mencicil pembayaran tunggakan denda merupakan solusi terakhir dalam menuntaskan permasalahan tersebut.

“Kami sudah koordinasi dengan Badan Pengawas (BP) membahas solusi dalam menyelesaikan pajak. Jadi mencicil adalah solusi akhir. Sebab pembayaran full tak mungkin dilakukan di tengah kondisi keuangan PD PPJ yang tengah kembang kempis,” ucap Jenal kepada wartawan,Rabu (20/2).

Jenal menegaskan, ” bila pembayaran penuh dilakukan, otomatis perusahaan takkkan dapat berjalan. sebab kan PD PPJ butuh operasional. selain itu, Penyertaan Modal Pemerintahan (PMP) tak boleh dipakai membayar pajak,” tegasnya. 

Lebih lanjut, kata Jenal, pihaknya pihaknya akan segera berkordinasi dengan DPRD dan walikota selaku Komisaris PD PPJ terkait adanya permasalahan tersebut. ”Kami akan waktu dekat ini untuk mencari solusi atas problem ini,” imbuhnya.

Jenal menuturkan bahwa PD PPJ sendiri telah melunasi pokok pajak perusahaan yang mencapai Rp 17 miliar. “Kalau pokok pajaknya sudah selesai. sekarang tinggal dendanya saja,” imbuhnya.

Sementara itu, ketua komisi II DPRD kota Bogor, Edy gunawan menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan pemanggilan terhadap PD PPJ untuk membahas permasalahan tersebut. ” kami akan mengagendakan rapat koordinasi dalam waktu dekat ini,” pungkasnya. (Fredy Kristianto)

Sumber: Koran Jurnal Bogor, edisi 21 Februari 2019

SHARE

Tinggalkan Komentar