Organisasi Papua Merdeka Berulah Lagi

478
sumber gambar : https://posmetropadang.co.id

Sebanyak 31 orang pekerja jembatan yang merupakan buruh bangunan PT Istaka Karya dilaporkan tewas dan satu orang lagi belum diketahui nasibnya, dibunuh kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi Kabupaten Nduga.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal menjelaskan, pada Senin (3/12) sekitar pukul 15:30 WIT pihak kepolisian mendapatkan laporan dari warga bahwa telah terjadi pembunuhan terhadap para pekerja PT Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi Kabupaten Nduga pada Minggu (2/12).

Mendapat laporan personel gabungan TNI Polri yang dipimpin Kabag Ops Polres Jayawijaya, AKP RL Tahapary bergerak dari Wamena menuju Distrik Yigi, Kabupaten Nduga. Namun saat tiba di kilometer 46, tim bertemu dengan salah satu mobil dari arah Distrik Mbua dan menyampaikan agar tim berbalik arah karena jalan diblokade oleh kelompok Kriminal Separatis Bersenjata.

Menurut Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, berdasarkan laporan dari lapangan sebanyak 24 orang pekerja dari PT Istaka Karya dibunuh pada hari Sabtu (1/12/2018) sedangkan 8 lainnya yang sempat menyelamatkan diri dana bersembunyi di salah satu rumah anggota DPRD setempat. Namun mereka pun dan dibunuh pada Minggu (2/12) setelah dijemput OPM.

“Laporan terakhir total semua korban adalah 31 orang, 24 dibunuh pada hari pertama, delapan orang lainnya sempat lolos dan sembunyi di rumah anggota dewan, tapi keesokan harinya mereka di jemput dan dibunuh. Satu orang lagi masih hilang,” jelas Kamal.

Hinga ini aparat gabungan TNI-Polri sudah diterjunkan menuju lokasi kejadian untuk mengevakuasi jenazah korban dan melakukan pengejaran terhadap pelaku pembunuhan. (Asep Saepudin Sayyev)

Sumber : Koran Jurnal Bogor, Edisi 4 Desember 2018

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here