Pakai Suket, Hak Pilih Hilang

321
Sumber gambar : https://cdn.medcom.id/images/content

Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 menjadi tantangan tersendiri. Bukan hanya kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) melainkan juga pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

Musababnya Surat Keterangan (Suket) pengganti Kartu Tanda Penduduk (KTP) tidak bisa digunakan untuk mencoblos di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Hal ini sesuai dengan Undang-undang nomor 7 Tahun 2017.

“Suket belum bisa digunakan untuk memberikan hal pilih, yang bisa menggunakan hak piliih yakni mereka yang menggunakan KTP-el,” Ujar Kasubag Wilayah 1 Bawaslu RI Filber kepada Radar Bogor usai workshop Evaluasi Pengawasan Pemutakhirari Data dan Penyusunan Daftar Pemilih Pemilu 2019 DI Hotel Salak The Heritage, Senin (15/10).

Saat ini, smabung dia, Bawaslu pusat tengan mencari opsi lain. Seperti Peraturan Pemerintah pengganti Undang-Undang (Perppu).

“Jika Perppu ini sudah keluar dari awal mungkin bisa jadi pedoman dan tentunya pemerintah juga tidak sembarang mengeluarkan Perppu apalagi sampai menabrak Undang-Undang ,” tuturnya

Bagaimnapun masyarakat harus menyalurkan hak pilihnya.

Sehingga dia meminta KPU sebagai pelaksana teknis untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Karena dalam pedoman sudah jelas bahwa pengguna hak pilih adalah mereka yang memiliki KTP -el. “KPU terus mendorong Disdukcapil agar pemilih yang sudah merekam bisa secepatnya memiliki KTP-el,” pungkasnya. (gal/c)

Sumber : Koran Radar Bogor, Edisi 18 Oktober 2018

SHARE

Tinggalkan Komentar