PD PPJ Lobi Kanwil Pajak

169
sumber gambar: https://pbs.twimg.com

Tunggakan denda pajak Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) yang mencapai Rp 10 miliar, membuat direksi perusahaan plat merah itu harus memutar otak. Salah satunya dengan mendatangi kanwil Pajak Bogor untuk melakukan negosiasi dan meminta penghapusan.

Direktur Umum PD PPJ, Jenal Abidin mengatakan bahwa pihaknya sudah dua kali bertemu dan berkirim surat dengan kanwil pajak Bogor. Namun hingga kini belum ada solusi terkait pajak yang telah tertunggak sejak PD PPJ didirikan. “Sudah dua kali pertemuan tapi memang belum ada solusi sampai sekarang,” ungkapnya kepada wartawan, akhir pekan lalu.

Menurut Jenal, pihaknya akan kembali mengagendakan untuk bertemu dengan kanwil pajak Bogor guna menyelesaikan permasalahan tersebut. “Ya, rencananya kami akan melakukan pertemuan lagi,” jelas dia.

Jenal mengatakan bahwa PD PPJ berkomitmen untuk menuntaskan permasalahan tersebut dalam waktu dekat agar tidak terlalu berlarut-larut. “Pada intinya permasalahan tunggakan pajak harus dituntaskan, ini adalah komitmen kami,” paparnya.

Sementara itu, sekertaris Jenderal Puslitbang Pelatihan danPengawasan Kebijakan Publik (P5KP), Rudi Zaenudin meminta komisi II DPRD segeramemanggil PD PPJ untuk meminta klarifikasi dan mencarikan solusi terkait tunggakan pajak tersebut.  “Komisi IIharus segera berkoodinasi untuk mencarikan solusi soal ini,” tegasnya.

Sebab, kata Rudi, apabila permasalahan ini dibiarkan berlarut-larut tentunya akan menjadi preseden buruk bagi BUMD dan pemerintah kota (Pemkot) Bogor. Selain itu, PD PPJ juga harus mencari solusi lain guna menuntaskan permasalahan tersebut, salah satunya dengan mengoptimalkan potensi yang ada dan melakukan efisiensi anggaran.

“PD PPJ memiliki banyak potensi yang belum tergali,seharusnya hal itu dapat dimanfaatkan. Selain itupun harus ada efisiensi anggaran dengan memangkas pengeluaran yang tak begitu penting,” pungkasnya. (Fredy Kristainto)

Sumber: Koran Jurnal Bogor, edisi 18 Februari 2019

SHARE

Tinggalkan Komentar