PD PPJ Stop Operasional Pasar Kebon Kembang

362
sumber gambar : https://bogor.net

Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya 9PDPPJ) Kota Bogor akan menghentikan seluurh kegiatan operasional pegelolaan di Blok F Pasar Kebon Kembang (KKB) terhitung sejak Kamis 10 Januari 2019 lalu. Hal tersebut tertuang dalam surat Nomor 640/013-PDPPJ tentang penghentian kegiatan operasiona pengelolaan di Blok F Pasar KKB serta ditandatangani oleh Direktur Opeasional PDPPJ Syuhairi atas nama Dirkesi PDPPJ.

Syuhairi menyampaikan bahwa kegiatan operasional pengelolaan ang dimaksud adalah pungutan biaya sewa pakai kios, jasa pelayanan kios, pelayanan pengelolaan keberishan. pelayanan pengelolaan keaman dan ketertiban, peayanan pengelolaan listrik dan air serta pelayanan pengelolaan lainnya di Pasar Kebon Kembang.

“PDPPJ sudah menginformasikan perihal penghentian kegiatan operasional pengelolaan di Blok F Pasar KKB melalui Kepala Unit Pasar kebon Kembang kepada para pedagang Blok F, hal tersebut dikarenakan akan dilaksanakan pembongkaran dan pembangunan gedung Blok F Pasar KKB yang telah diinformasikan pula oleh Kepala Unit kepada para pedagang Blok F, serta telah berakhirnya hak sewa para pedagang,” ujar Syuhairi dalam keterangannya, Selasa (15/1).

Berkenaan dengan penghentian kegiatan operasinal tersbeut, kata Syuhairi. PDPPJ memberikan batas waktu kepada para pedagang untuk pindah ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) hingga 24 Januari 2019.

PDPPJ sendiri akan melaksanakan pemagaran area Blok F Pasar KKB untuk pengamanan aset PDPPJ, serta telah meminta kepada PT PLN untuk mencabut pasokan listrik. Hal yang sama juga disampaikan kepada PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor agar menghentikan suplai air bersih ke Blok F Pasar KKB.

Sementara itu, Kepala Unit Pasar Kebon Kembang, Sulhan Kelana Bumi menambahkan, pihaknya telah menyosialisasikan dan saat ini mulai fokus pada posisi mengosongkan sesuai arahan dari Direksi PDPPJ. “Kios di Blok F sudah tidak kami tagih, an fasilitas pelayan juga sudah kami stop. Kami akan fokus pada pengosongan tempat karena sudah seharusnya Blok F dibangun,” tutupnya. (Fredy Kristianto)

Sumber: Koran Jurnal Bogor, eidi 16 Januari 2019

SHARE

Tinggalkan Komentar