Pembayaran Lahan R3 Tak Kunjung Selesai, Tunggu Hasil Appraisal Pemkot

229
sumber gambar: https://dinamikabogor.com

Polemik Jalan Regional Ring Road (R3) di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur masih belum final. Hal ini karena pembayaran lahan seluas 1.987 meterpersegi milik Hj Siti Hhodidjah yang terdampak pembangunan tampaknya belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat ini. Pasalnya, pemilik tanah masih melakukan kajian atas hasil appraisal yang dilakukan Pemerintah Kota (pemkot) Bogor.

KUASA hukum pemilik lahan Herli Hermawan mengatakan bahwa kliennya baru mendapat hasil rincian appraisal dari Pemkot Bogor, Jumat (15/2). Padahal appraisal telah selesai pada akhir Desember 2018.

“Intinya kami akan kaji dulu proses appraisal Pemkot Bogor,” ujar Herli, senin (18/2). Kata dia, pihaknya masih melakukan kajian terhadap proses appraisal yang dilakukan Pemkot Bogor. “Kajian yang kami lakukan terkait prosesnya yang kami soroti,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor, Chusnul Rozaki mengatakan bahwa hasil dari musyawarah kedua ada permintaan dari pihak kuasa hukum pemilik lahan terkait penjelasan detail hasil appraisal.

“Kuasa hukum pemilik lahan minta penjelasan dasar-dasar appraisal, tapi kan sudah dijelaskan oleh KJPP bahwa perhitungan sudah berdasarkan juknis untuk penilaian,” ungapnya.

Ia menyatakan bahwa kuasa hukum pemilik lahan meminta kembali secara resmi terkaiit penjelasan detail hasil appraisal dari Pemkot Bogor. Dan permintaan itu telah dipenuhi oleh Dinas PUPR. “Kita sudah kasih. Kemudian pihak kuasa hukum mau ada addendum juga,” ungkapnya. 

Menurut Chusnul, tim appraisal yang melakukan penilaian terhadap tanah tersebut sudah terakreditasi artinya dari KJPP yang disahkan oleh kementrian Keuangan. “Dan kita juga tidak bisa intervensi terhadap mereka,” paparnya.

Chusnul menyatakan, di dalam APBD 2019 telah dialokasikan pagu anggaran sebesar Rp 14 miliar lebih untuk penyalesaian ganti kerugian terhadap lahan tersebut. Namun, ia tak dapat menjelaskan secara gamblang hasil apprasial bidang tanah seluas 1.987 meterpersegi.”Dinas PUPR sudah siap untuk membayarkan,” pungkasnya. (Fredy Kristianto)

Sumber: Koran Jurnal Bogor, edisi 19 Februari 2019

SHARE

Tinggalkan Komentar