Pemilik Lahan R3 Tunggu Itikat Baik Pemkot

203
sumber gambar: https://bogor.net

 Pembayaran  lahan seluas1.987 meter persegi yang terkena dampak  pembangunan jalan Ragional Ring Road (R3) dikelurahan katulumpa, Kecamatan Bogor Timur. Hingga kini belum juga tuntas. Alhasil, blokade jalan yang berdiri diatas lahan pemilik Hj Siti Hodidjah pun belum dapat dibuka.

kuasa pemilik lahan, H salim Abdullah (H Aab) mendesak pemerintaha kota (pemkot) Bogor untuk segera memberitahukan secara resmi ke pada pihaknya terkait hasil kajian appraisal yang telah dilaksanakan. “Kami masih menunggu pemkot memberikan hasil kajian appraisal mereka kepada kami secara resmi.” ujarnya kepada wartawan belum lama ini.

Menurut dia, setelah hasil appraisal diberikan pihaknya akan membandingkan apakah hasil kajiannya berbeda jauh atau tidak.” katanya

H Aab menyatakan, apabila ternyata hasil kajiannya terdapat perbedan yang cukup jauh, maka pihaknya akan mengabil langkah hukum.”  saat ini yang pasti kami menunggu itikad baik pemkot,” ucapnya.

Hal senanda juga diungkapkan kuas hukum pemilik lahan, Herli Herli Hermawan  S..H menurut hingga saat ini pihaknya masih menunggu itikad baik pemerintahan untuk bermusyawarah secara mufakat ya kami masih tunggu  sebab, sampai sekarang belum ada undangan untuk musyawarah, imbuhnya.

Sebelumnya, kepada sebagian bantuan Hukum Sekretarian Daerah Kota Bogor, Roni Ismail mengaku belum dapat memastikan  kapan musyawarah digelar lantaran masih menunggu instruksi Sekretaris Daerah , Ade sarip Hidayat.

“Kami sih inginnya secepatnya dilakukan musyawarah dengan pemilik lahan. Tapi soalnya kapan waktunya masih menunggu arahan pak sekda,: ujar roni warawan, baru-baru ini.

Roni menjelaskan bahwa musyawarah dilakukan untuk menego harga lahan yang mengacu kepada hasil kaian appraisal. Negoisasi harga telat mengacu ke appraisal sejau ini komnikasi dengan pemilik lahan sudah dilakukan dan responnya positif,” katanya.

(Fredy kristiaoton)

Senin 28 Januari 2019


SHARE

Tinggalkan Komentar