Perang Nyata Lawan Narkoba

244
sumber gambar: https://muslimobsession.com

Perang nyata terhadap peredaran gelap narkoba terus digaungkan jajaran Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resort Bogor. Dalam dua pekan terakhir, polisi berhasil mengungkapkan 16 perkara peredaran narkoba dengan jumlah tersangka mencapai 17 orang.

“Banyaknya tersangka yang kita amankan menjadi bukti, peredaran gelap narkoba sampai sekarang masih terjadi. Kami tak akan tinggal diam, siapa pun yang terlibat jaringan peredaran Narkoba akan diburu,” kata Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Anri Alam Wijaya, kepada wartawan. Rabu (13/3).

AKP Andri menerangkan, 17 tersangka yang diamankan tersebut terlibat dalam peredaran narkoba dari mulai sabu-sabu, ganja hingga obat-obatan keras. “Dari 17 tersangka, enam diantaranya berprofesi sebagai bandar, sementara 11 lainnya sebagai pengedar,’ ujarnya.

AKP Andri mengungkapkan, dalam tangkapan selama dua pekan terakhir, petugas menyita sedikitnya ratusan gram sabu, kiloan ganja dan ribuan butir obat-obatan keras.

“Total barang bukti yang diamankan berupa 392 gram sabu, 2,2 kg ganja dan sekitar 1.500 butir obat-obatan keras,” katanya.

AKP Andri mengungkapkan, barang haram tersebut diedarkan di wilayah Kabupaten Bogor, parahnya lagi, para pengedar itu masih usia produktif berkisar anatara 20 sampai 40 tahun.

“Mereka kita jerat dengan pasal-pasal yang ada didalam Undang-undang Nomor 35 Tahun 2019 tentang Narkotika Jo Undang-undangn 36 Tahun 2019 tentang kesehatan dengan ancaan hkuman 10 sampai 15 tahun penjara dan denda Rp 1,5 miliar,” jelasnya.

AKP Andri menegaskan, perang terhadap peredaran narkoba, bukanlah tugas aparat kepolisian semata, tapi semua elemen masyarakat.

“Bantuan dari masyarkat sangat kita butuhkan, sekecil apapun informasi, soal adanya peredaran narkoba akan kita tindaklanjuti, sebagai upaya menyelamatkan generasi muda,” tutupnya. (Noverando H)

Sumber; Koran Jurnal Bogor, edisi 14 Maret 2019

SHARE

Tinggalkan Komentar