Persikabo Lolos Ke 8 Besar

260
sumber gambar : https://lintasdaerah.com

Hasil Positif kembali diraih Persikabo U-17 yang berhasil lolos ke babak 8 besar Piala Soeratin 2019. Dalam pertandingan kemarin petang di Lapangan Paskhas Malang, Tim Persikabo U-17 yang bermaterikan para pemain binaan PPOPM Kabupaten Bogor dan diarsiteki Yayan Mulyana berhasil menumbangkan Binjai United dengan skor 5-4 (0-0) lewat drama adu penalti.

Dlam 2×45 menit, kedua tim tampil agresif dan sama sama ngotot untuk memenangkan pertandingan demi meraih tiket ke babak 8 besar. Bahkan, kedua tim silih berganti melakukan jual beli serangan selama 2 x 45 menit.

Namun sampai peluit akhir dibunyikan Wasit Heru Sgianto dari Ponogoro skor tetep kecamata dan harus dilakukan adu pendangan penalty.

Lima algojo penalti Pesikabo seperto Fauzi Panguripan, Vijay Darmansyah, Dava Agapigi Rumintang, Dika Agustin Fieri dan Iwan Tanamal berhasil membobol gawang Binjai United yang dikawal Pualam Bahari.

Sementara itu, penjaga gawang Persikabo Muhammad Arya Nugraha berhasil jadi pahlawan kemenangan setelah mampu menahan tendangan penalti salah satu pemain Banjai United 

“Tiga poin atas Banjai United ini memastikan kami lolos ke babak 8 besar Piala Suratin Nasional U-17. Kami bangga karena anak anak mampu tampil all out dan memenangkan laga ini,” ujar Yayan Maulyana.

Yayan menambahkan, dalam babak 8 besar yang akan digelar hari selasa besok akan bertahap dengan 3 Naga dari Riau. “Insya Allah anak anak optimis akan mampu tampil dengan semangat juang yang tinggi dan berusaha menumbangkan 3 Naga di babak 8 besar,” tutur Yayan Mulyana.

Namun demikian, kata Yayan, pihaknya juga perlu disuport lagi soal logistik, karena sudah kehabisan bekal. “Mudah-mudahan ada solusi dari Bogor yang bisa menambah logistik bagi kami untuk di Malang. Karena untuk melaju ke babak berikutnya kami suda kehabisan logistik,” tuntasnya.

Sememtara itu, Dirtek PPOPM Kabupaten Bogor, Yadi Mulyana mengatakan, apapun prosesnya dalam sepakbola yang penting hasil akhir, “Saya punya keyakinan yang besar akan semangat juang dan mental pemain, karena mereka 90% adalah atlit yang dibina di PPOPM Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Yadmul menambahkan, jiwa petarung mereka tidak diragukan lagi, untuk saya tetap selalu minta doa dan dukungan seluruh warga Kabupaten Bogor untuk kembali mengangkat citra kebesaran Persikabo dikancah sepakbola nasional.

Lebih lanjut, kata Yadmul, Doktrin yang ditanamkan di pojok karadenan mereka harus selalu kembali dengan kepal TEGAK, kepala TEGAK artinya JUARA, juara adalah disiplin dan motto jiang mereka. (Asep Syahmid)

Sumber: Koran Jurnal Bogor, edisi 4 Februari 2019

 

SHARE

Tinggalkan Komentar