PLN Dapat Suntikan Dana Sebesar Rp 4,5 Triliun.

236
Sumber gambar : http://laruno.com

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mendapatkan suntukan dana dari sindikasi perbankan nasional sebesar Rp 4,5 triliun. Sindikasi perbankan terebut PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), yang juga bertindak selaku agen sindikasi, PT Bank Mandiri, Tbk (Bank Mandiri), PT Bank Negara Indonesia, Tbk (BNI), dan PT Bank Central Asia, (BCA)

Direktur Keuangan PLN, Sarwono Sudarto menjelaskan dana dari sindikasi perbankan ini gunakan PLN untuk modal membangun Gardu Induk dan Transmisi di wilayah Jawa Bagian Tengah. Ia menjelaskan pembangunan fasilitas kelistrikan tersebut untuk mendukung program 35 GW.

“Selain cost of fund pinjaman yang kompetitif, pendanaan sindikasi ini juga meningkatkan portofolio Rupiah pada pinjaman PLN serta menunjukan dukungan perbankan nasional dalam mendanai pembangunan infrastruktur,” ujar Sarwono, Rabu (14/11).

Pembangunan gardu induk dan transmisi di Regional Jawa Bagian Tengah ini, meliputi pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV di daerah Jawa Tengah, sampai dengan Jawa Barat, termasuk pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Kedung Badak Bogor Baru, di Jawa Barat.

Infrastruktur kelistrikan yang sedang dibangun ini sangat penting bagi PLN untuk evakuasi daya dari pembangkit yang berlokasi di Jawa Bagian Tengah dan Bagian Timur ke sumber beban di Jawa Bagian Barat dan Jakarta. “Gardu induk dan transmisi ini akan mengevakuasi sumber energi murah dari pembangkitan di bagian tengah dan timur, dan sekaligus meningkatkan keandalan pelayanan sistem Jawa Bali,” ujar Sarwono.

Sarwono menjelaskan pembangunan Gardu Induk dan Transmisi ini akan mendukung usaha PLN dalam harga yang terjangkau bagi masyarakat dan kompetitif bagi industri serta bisnis. Ini untuk menunjang pertumbuhan ekonomi nasional.

Direktur Corporate Banking BRI Kuswiyoto menyatakan bahwa pemberian kredit sindikasi ini merupakan salah satu komitmen bank-bank sindikasi dalam mendukung program pengembangan infrastruktur pemerntah khususnya di sektor kelistrikan untuk mensukseskan program penyediaan listrik serta rasio elektrifikasi nasional.

“Kita ingin ikut berperan dalam mewujudkan elekstrifikasi yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Kuswiyoto. (Arie Chandra)

Sumber : Koran Jurnal Bogor, Edisi 15 November 2018

SHARE

Tinggalkan Komentar