PLN Terangi Pulau Terpencil Secara Gratis

1030
sumber gambar : radarpena.com

Perusahaan Listrik Negara (PLN) memfokuskan program
tanggung jawab sosial (CSR) di wilayah Indonesia bagian timur dengan
memberikan penerangan listrik secara gratis di salah satu pulau terpencil
Indonesia.

“BUMN itu tidak harus untung, ada hal yang memang tanggung jawab untuk
kesejahteraan rakyat, nah PLN tergerak di bidang listrik tersebut untuk
pemenuhan listrik, gratis kalau perlu,” kata Direktur Utama PLN Sofyan
Basir usai peresmian PLTU Jawa 7,9 dan 10 di Banten, Kamis.

Ia menjelaskan bahwa PLN baru saja mengalirkan listrik ke salah satu pulau
paling ujung di Indonesia, yaitu Pulau Liran, Maluku Barat Daya, yang
nyaris berbatasan langsung dengan Timor Leste.

Di pulau tersebut, ia menjelaskan bahwa ada sebanyak 380 Kepala Keluarga
atau sekitar 1.300 orang mengalami gelap gulita seumur hidup di Indonesia.

Tentu saja, secara hitung-hitungan PLN mengalami kerugian untuk proyek di
Pulau Liran. Namun, memang PLN sebagai salah satu BUMN tidak selalu
mencari untung ada tiap proyeknya, serta berusaha menutupinya dari proyek
yang lain.

Sofyan menjelaskan bahwa setiap bulannya masyarakat Pulau Liran banyak
yang tidak pernah memegang uang, atau tidak memiliki uang sama sekali. Dan
mereka terbiasa bertahan hidup dengan mengandalkan alam seperti berburu
ikan serta bercocok tanam.

“Bagaimana bisa bayar kalau mereka tidak pernah memegang uang? makanya
kami berikan secara cuma-cuma. Saya tidak peduli pokoknya listrik harus
nyala,” tegasnya.

Strategi yang dilakukan adalah PLN akan menggunakan program tanggung jawab
sosial atau CSR untuk mengalirkan listrik secara gratis di beberapa pulau
yang memang kategori terpencil.

Selain itu, PLN akan bekerja sama dengan perusahaan lain bagi yang ingin
mendukung program CSR dari PLN, dengan menyalurkan program CSR perusahaan
lain fokus pada distribusi listrik.

“Nanti beberapa bulan lagi saya akan ke Pulau itu lagi, akan saya cek,
apakah sudah berjalan dengan baik atau tidak,” kata Sofyan.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here