Provinsi Aceh Masuk Prioritas Pengembangan Wisata Halal

171
sumber gambar : https://s.republika.co.id

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyatakan Provinsi Aceh menjadi salah satu daerah prioritas untuk mendukung pengembangan wisata halal di Tanah Air.

“Artinya, Pemerintah Pusat melalui Kemnepar akan memberikan dukungan penuh untuk mendukung pengembangan wisata halal di Aceh sehingga pengembangan wisata halal secara nasional dapat terwujud,” kata Asisten Deputi Pengembangan Regional I Kemenpar, Lokot Ahmad Enda di Banda Aceh, Rabu (16/1).

Pernyataan itu disampaikan disela-sela forum diskusi kelompok (FGD) koordinasi rencana aksi pariwisata yang diikuti berbagai pemangku kepentingan yang berlangsung di Banda Aceh. Kegiatan ini di buka Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Amiruddin.

Ia menjelaskan salah satu upaya mewujudkan pengembangan wisata halal tersebut adalah komitmen dari pemerintah kabupaten.kota dan gubernur untuk mewujudkan pengembangan tersebut.

Menurut dia, dalam kemajuan sektor pariwisata, peran serta atau komitmen pemerintah daerah sangat menentukan dalam arah kebijakan terhadap arah kemajuan pariwisata di setiap kawasan.

“Kami siap memberikan dukungan penuh terhadap kemajuan sektor pariwisata terutama untuk pengembangan wisata halal,” katanya.

Ia mengatakan Aceh telah siap untuk pelaksanaan wisata halal, tinggal industri dan destinasi yang ada mendapat serifikat halal sehingga memberikan keyainan bagi konsumen Muslim.

“Sertifikat halal yang dimiliki setiap industri dan usaha pariwisata serta destinasi akan menjadi sebuah daya tarik bagi wisatawan Muslim mancanegara khususnya untuk berkunjung ke Aceh,” katanya.

Ia juga berpesan melalui FGD tersebut agar dapat mengatur strategi yang tepat dan rencana aksi yang sesuai unutk engembangan destinasi pariwisata halal di provinsi ujung paling barat Indonesia itu.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Amiruddin, menyatakan pihaknya terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha untuk pengembangan destinasi pariwisata halal di Aceh.

“Alhamdulillah kesadaran masyarakat dan pelaku usaha untuk mensertifikatkasi halal saha dan produk makanannya terus meingkat setia tahunnya,” katanya.

Dalam kegiatan FGD sosialisasi dan uji publik penyusun rencana dan uji publik penyusun rencana aksi engembangan wisata halal regional satu turut menghadirkan nara sumber Tim Percepatan Pariwisata Sumayadi dan Pakar Ekonomi Iskandarsyah Madjid. (Redaksi*)

Sumber: Koran Jurnal Bogor, edisi 17 Januari 2019

SHARE

Tinggalkan Komentar