Relokasi PKL Tetap Ke Nyi Raja Permas

330
Sumber gambar : http://bogor-kita.com/wp-content/uploads/2018/10

Rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) di Dewi Sartika telah disampaikan Asisten Pemerintah (Aspem) Kota Bogor kepada Wali KOta Bogor. Sesuai dengan pembahasan yang dilakukan beberapa kali, para PKL akan dipindahkan ke Nyi Raja Permas.

“Tadi ekspos ke wali kota bahwa relokasi yang akan dilakukan tidak ada lain, kecuali di Nyo Raja Permas. Wali kota meminta itu dilanjutkan,” ujar Aspem Kota Bogor Hanafi kepada Radar Bogor , Selasa lalu (16/10).

Setelah mendapat restu dari wali kota, pria yang juga ketua tim penataan pasar ini akan kembali melakukan rapat internal dengan dinas terkait. Seperti Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol pp), Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PDPP), Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) serta yang lainnya.

“Tindak lanjutnya nanti kita rapat internal dulu terkait hal teknis, kita undang dinas yang lebih lengkap termasuk Dishub dan PUPR, mungkin minggu depan,” tuturnya.

Setelah semua sudah siap dan terkaji dengan baik, kata dia, sosialisasi akan mulai dilakukan kepada para pedagang. Karena saat ini data pedagang pun harus tercata dengan baik. Berapa pedagang komoditi kering dan basah, serta berapa pedagang yang ada di badan jalan maupun di trotoar. Sebab lokasi di Nyi Raja Permas hanya mampu menampung sekitar 400 pedagang, “Saat ini kan di Nyi Raja Permas kondisi eksisting sudah banyak parkir motor dan mobil, kalau motor bisa kita pindahkan ke atas di Blok A, yang masih memungkinkan kemudia untuk parkir mobil akan kita lihat situasi dan kondisinya di lapangan seperti apa,” pungkasnya. (gal/c)

Sumber : Koran Radar Bogor, Edisi 18 Oktober 2018

SHARE

Tinggalkan Komentar