Rogoh Rp 1,3 M Untuk Dua Bus Sekolah

421
sumber gambar : http://www.cityofbelvedere.org/

Pemerintah Kota Bogor Melalui Dinas Pendidikan (Disdik) segera merealisasikan dua unit bus sekolah pada tahun ini, yang diadakan memalui sistem e-katalog senilai Rp 1,3 miliar. Diketahui, armada tersebut sebagai salah satu fasilitas bagi para pelajar, selain itu juga melakukan upaya menanggulangi kemacetan.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pengadaan bus sekolah tersebut Ayub Cahyono mengatakan, untuk embelian dua unit bus sekolah tersebut mengeluarkan dana sekitar Rp 1,8 miliar.

‘Untuk beli bus dua unit Rp 1,3 miliar, dirambah untuk opersional gaji sopir dan Bahan Bakar Minyak (BBM) dilanggarkan sebesar Rp500 juta. Jadi totalnya Rp1,8 miliar,” ujarnya kepada wartawan belum lama ini.

Sebelumnya, Kepala Disdik Kota Bogor Fahrudin mengatakan, saat ini pengerjaan armada tersebut sudah mencapai 90 persen dan diharapkan rampung pekan ini.

Menurut Fahrudin, pemerintah baru akan menyediakan dua unit bus berukuran sedang yang dapat mengangkut 32 orang dan satu bus kecil yang akan diujicobakan secara bergantian setiap harnya.

“Kami belum punya pengalaman soal ini, makanya bakal kami ujicobakan dulu sambil melakukan evaluasi,” ungkapnya.

Kata dia, bus sekolah hanya akan beroperasi pada pagi, siang dan sore, yang akan mengaspal dari Kelurahan Semplak, Kecamatan Bogor Barat hingga Terminal Merdeka.

Ia menegaskan bahwa keberadaan bus pelajar ini harus bisa bermanfaat bagi siswa yang kurang mampu. Namun, hingga kini pihaknya masih menunggu izin berperasi diterbitkan.

Atas dasar itu, armada tersebut masih berada di benkel yang berlokasi di kawasan Bekasi lantaran masih harus dilengkapi denganfasilitas lainnya.

“Kami sangat berkeinginan, bila keberadaan bus sekolah ini dapat memberi manfaat bagi para siswa,” tukasnya. (Fredy Kristianto)

Sumber: Koran Jurnal Bogor, edisi 14 Desember 2018

SHARE

Tinggalkan Komentar