Sampah plastik Berkurang 41 Ton

189
sumber gambar: https://mmc.tirto.id

BOGOR Tanpa Kantong Plastik (Botak) yang diterapkan permerintahan kota (pemkot) Bogor sejak Desember 2018 lalu diklaim berhasil mengurangi sampah plastik.

Program yang tertuang dalam perwali Nomer 61 Tahun 2018 tentang pengurangan sampah kantong  pelastik di ritel dan pusat perbelanjaan ini nyatanya selama hampir tiga bulan mampu mengurangi jumlah sampah pkastik sebanyak 41 ton.

“Pengurangan 41 ton itu dari 24 ritel yang menerapkan program Botak,” ujar kepala Seksi ( kasi) Kemitraan dan ritel membuat pemkot Bogor semakin percaya diri untuk mulai menerapkan Botak di 12 pasar Tradisional untuk pengurangan sampah plastik kebijakan ini juga selaras dengan tujun kita menuju pasar bersih tuturnya. 

Kata dia, sosialisasi ke pasar tradisional ini akan dilaksanakan mulai (1/3) mendatang sesuai peringatan  hari pengurangan sampah plastik nasional (HSPN) 2019 yang akan digelar di mal Botani square. pelaksanaan sosialisasinya pun akan dilakukan bertahap di masing- masing pasar dengan target waktu hingga Desember, 2019 dan akan di berlakukan serentak di semua pasar.

”Kalau dulu sosialisasi di toko moderen dan pusat perbelanjaan saja kami butuh waktu empat bulan tentunya sosialisasi di pasar tradisional butuh waktu lebih dari itu,” butuh waktu lebih dari itu,” ucapnya.

Lebih lanjut, kata dia, saat sosialisasi Botak di pasar tradisional, lanjut setiawati pihaknya juga akan menggundang para pedagang untuk berdiskusi secara langsung terkait pelarangan penggunaan kantong plastik ini bisa berjalan lancar mengingat Direksi PD PPJ  kota Bogor saat ini merupakan direksi baru yang bisa ikut membantu sosialisasi. 

Penerapan Botak di toko moderen juga sebagai latihan awal masyarakat. “kami berharapnya masyarakat jadi terbiasa membawa kantong daur ulang kemanapun belanjanya,” tukasnya. (Fredy Kristianto)

Sumber: Koran Jurnal bogor, edisi 21 Februari 2019

SHARE

Tinggalkan Komentar