Satu Keluarga Tewas Bakar Diri

212
sumber gambar: https://www.kanalkalimantan.com

KEBAKARAN rumah di Kampung Sukasirna Rt 003/13. Desa Cikembar, Kecamaran Cikembar, Kabupaten Sukabumi, diduga motif bunuh diri. Kebakaran tersebut menyebabkan sekeluarga tewas, Jamal (37 tahun), Iis sang istri (28) dan anaknya Ayu (10), tewas terbakar, Rabu dini hari (20/2).

Polisi menduga tiga anggota keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan seorang anak itu sengaja bakar diri akibat terlilit utang. Kesimpulan itu merupakan hasil pengembangan. Jamal pernah mengirimkan SMS kepada istrinya tentang rencana bunuh diri. Hal tersebut menguatkan dugaan kebakaran ini bermotif bunuh diri. Dari hasil olah TKP pada jasad korban tercium bau bensin.

“Setelah kami meminta keterangan dari sejumlah saksi, Terungkap Jamal warga Desa, Kecamatan Cikembar itu nekat mengakhiri hidupnya dan mengajak isri serta anak tirinya dengan cara membakar diri di dalam rumah karena terlilit utang,” kata Kanit Reskrim Polsek Cikembar Inspektu Satu Deni Miharja.

Kejadian tersebut berawal saat Jamal pulang ke rumahnya sekitar pukul 01.00 WIB. Beberapa jam kemudian api diketahui melelap rumah yang didiami Jamal dan keluarganya. Jamal diduga menyiramkan bensin di rumah dan langsung membakar diri. Sebelum membakar dirinya, Jamal diduga menyekap Iis dan Rahayu di dalam kamar tidak bisa melarikan diri dan ikut tewas di dalam peristiwa nahas tersebut.

“Hingga kini kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti kasus kebakaran yang dipicu aksi bunuh diri tersebut. Berdasarkan kondisi mayatnya, korban dipegang oleh pelaku. Untuk jenazah korban akan diotopsi untuk mengungkap kasus ini,” katanya.

Sementara, Ketua RT, sekaligus ayah angkat korban, Jajun mengatakan sebelum kejadian Iis kerap mengeluh bahwa suaminya tersebut banyak utang di daerah asal yakni Kota Depok.

Bahkan, kebakaran Jamal pun sempat ditolak keluarga karena terlalu banyak masalah sehingga keluarganya khawatir ikut terlibat. Bahkan untuk pulang ke Depok pun Jamal takut karena masalahnya itu. Jamal menikah dengan Iis yang berstatus janda anak satu. Awalnya, Jamal beserta anak dan istrinya tinggal di Depok, kemudian pindah ke Cikembar. Adapun rumah yang di Depok dijual.

Mereka pun menempati rumah milik Jajun (50), yang juga ketua RT 003. Jajun mempersilahkan Iis dan Jamal setra anaknya menghui rumah miliknya karena Jajun ada kaitan saudara dengan ibu kandung Iis. 

“Kerugian akibat kebakaran ini tidak hanya rumah saja tetapi dua unit motor, barang-barang dan surat tanah saya pun semuanya masih ada di rumah itu ikut terbakar. Tapi beruntung anak kandung saya, Desi (29) yang menginap di rumah itu berhasil menyelamatkan diri lewat pintu belakang,” kata Jajun.

Menurut Desi, kejadiannya itu begitu cepat terjadi. Saat itu ia mendengar korban dan anaknya sempat meminta tolong. “Iis berteriak meminta tolong dan anaknya Iis berteriak memanggil…Ibu…Ibu….,” ujar Desi.

Saat itu Desi bisa selamat karena tidur berada dekat pintu belakang. Sehingga bisa bergegas keluar. Desi langsung berteriak meninta tolong. Tidak lama warga berdatangan dan mencoba memadamkan api dengan alat seadanya. Kemudian mobil pemadam kebakaran datang melakukan pemadaman. (Asep Saepudin Sayyev)

Sumber: Koran Jurnal Bogor, edisi 21 Februari 2019

SHARE

Tinggalkan Komentar