Tanaman yang Bisa Cegah DBD

201
sumber gambar: https://cdn.shopify.com

ADA cara lain untuk mencegah merebaknya virus dengue di musim penghujan ini. Selain pola hidup bersih dan sehat, penyebaran virus yang menyebabkan demam berdarah dengue (DBD) bisa di lakukan dengan menanam jenis tanaman yang tidak di sukai nyamuk Aedes aegypti.

“Kita bisa menanam tanaman seperti lavender dan sereh , nanti di taruh didepan ruangan. Aromanya tidak disukai nyamuk,” kata kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian penyakit Menular dan Surveilans Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Bogor Sari Chandrawati seperti dikutip dari ROL, Senin (4/2).

Selain cara itu, kata dia, pencegahan penyebaran virus dengue dapat dilakukan dengan tidak menggantung pakaian bekas pakai didalam ruangan rumah. Dia menjelaskan, nyamuk Aedes aegypti sangat menyukai aroma keringat manusia yang tertempel di pakaian yang telah dipakai.

Sari juga menjelaskan, dalam upaya menanggulangi penyebaran virus dengue, masyarakat juga diimbau untuk selalu menggalakkan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara menguras, menutup, memantau, dan menimbun (3M plus) di lingkungannya masing-masing. kegiatan tersebut, kata dia, harus dilakukan secara rutin tiap minggu sekali.

“Mengingat jentik nyamuk akan berubah menjadi nyamuk dalam kurun waktu yang relatif cepat pada musim seperti ini, bisa tujuh hari, kadang bisa juga hanya tiga hari saja,” kata dia.

Dia menjelaskan, program tersebut harus rutin dijalankan mengingat dalam kurun waktu satu bulan saja (Januari 2019) tercatat terdapat 132 kasus DBD di kota Bogor yang mana tiga orang diantaranya meninggal dunia. Dari keseluruhan korban yang meninggal dunia, kata dia berasal dari kalangan anak-anak.

Dia menilai, kasus DBD memang rentan menjangkit kalanagan usia sekolah mulai dari usia 5-15 tahun. Oleh karena itu dia mengatakan, Dinkes kota Bogor melakukan pantauan PSN 3M Plus kesejumlah instansi, sekolah, puskesmas, dan juga tempat-tempat umum satu pekan sekali pada Jumat.

“Selain itu kami juga mengimbau kepada warga kalau merasa tidak enak badan, langsung periksakan ke dokter. Karena kadang ada gejala DBD yang gejalanya tidak normal, ada yang tidak mucul ruam merah di kulit dan hanya badannya hangat saja nggak tahunya kena DBD,” kata Sari(Asep Saepudin Sayyev)

Sumber: Koran Jurnal Bogor, edisi 6 Februari 2019

SHARE

Tinggalkan Komentar