Teknik Perminyakan Masih Jadi Incaran Pelajar

1686
Ilustrasi Siswa Teknik Perminyakan (google images)

Program studi teknik perminyakan masih menjadi incaran pelajar meskipun saat ini sejumlah negara penghasil minyak mulai beralih ke potensi sumber daya lainnya.

“Sebagian besar, pelajar yang ikut seleksi Universitas Pertamina ingin masuk di program studi teknik perminyakan,” ujar Dekan Fakultas Teknologi Industri dan Fakultas Perencaaan Infrastruktur, Prof Suprihanto, di Jakarta, Senin.

Dia menjelaskan ujian saringan masuk tahap pertama diikuti 2.125 peserta dan dilakukan secara serentak di sembilan kota yakni Jakarta, Medan, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Balikpapan, dan Makassar.

Para peserta terbagi dalam tiga kelompok ujian yaitu saintek, soshukum dan IPC.

Suprihanto mengatakan teknik perminyakan masih diminati karena masa depan perminyakan di Tanah Air masih cerah.

“Kami sendiri tetap optimistis, masa depan perminyakan cukup bagus karena pada hulu pengolahan minyak bumi membutuhan sarjana perminyakan sementara di hilir, yang dibutuhkan adalah sarjana kimia dan mesin,” tambah dia.

Apalagi, lanjut dia, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai enam persen pada tahun ini. Dia menjelaskan Universitas Pertamina memiliki kelebihan dibandingkan universitas lain karena terintegrasi, baik sistem pendidikan dan industri.

“Ke depan, kami akan membuat porsi untuk magang lebih lama dibandingkan universitas lainnya.”

Dalam kesempatan tersebut, dia mengatakan bahwa pihaknya juga memberikan beasiswa berprestasi kepada mahasiswa yang tidak mampu secara finansial.

“Kami mengalokasikan kuota sebanyak 20 persen untuk pelajar berprestasi,” kata dia.

Pada 2016, Universitas Pertamina telah memberikan beasiswa ekonomi kepada 501 dari 1.243 mahasiswa. Sementara pada 2017, pihaknya berjanji untuk meningkatkan jumlah penerima beasiswa tersebut.

Universitas Pertamina memiliki enam fakultas dengan 15 program studi yang terdiri dari fakultas teknik maupun nonteknik serta fokus pada konteks pengembangan pengetahuan dan riset bidang bisnis dan teknologi energi. (Antara)

SHARE

Tinggalkan Komentar