Terompet Bisa Sebarkan Virus Penyakit

277
sumber gambar : http://4.bp.blogspot.com

Meniup terompet harus berhati-hati. Pasalnya, terompet yang banyak dijual menjelang Tahun Baru bisa menyebarkan virus penyakit. Terompet itu sudah digunakan dan dicoba oleh banyak orang.

“Perpindahan penyakit melalui terompet yang biasa digunakan untuk menyambut malam pergantian tahun sangat berbahaya sehingga harus diwaspadai,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Usman Hadi di Mataram, Kamis (27/12).

Ia menambahkan, trompet rentan menjadi penyebaran virus berbahaya karena menggunakan mulut untuk meniupnya. Sementara muut manusia itu tidak memiliki lapisan kulit pelindung yang dapat menangkal apa pun masuk e dalamnya termasuk virus, bakteri dan sejumlah penyakit yang berbahaya.

Virus penyakit yang bisa menular dengan cepat melalui trompet antara lain, adalah penyakit infeksi saluran pernapasan (Ispa), influenza dan yang paling parah ialah penyakit TBC. “Virus penyakit tersebut disebabkan trompet tidak ditiup oleh satu orang, tetapi satu trompet pastinya sudah ditiup oleh banyak orang,” tambahnya.

Hal itu dapat dilihat dari mulai proses pembuatannya, trompet pastinya coba dulu oleh si pembuat untuk memastikan apakah trompet bisa mengeluarkan suara dengan sempurna atau tidak.

Belum lagi dalam proses penjualannya, beberapa pembeli pastinya mencoba trompet sebelum menentukan dan membayar trompet pilihan yang dianggap memiliki suara lebih baik. “Dengan kondisi itu, perpindahan penyakit atau virus yang menempel pada terompet sangat besar kemungkinanya,” lanjutnya.

Terkait dengan itu, Usman menyarankan kepada masyarakat agar terhindari dari penularan penyakit dan virus berbahaya dari trompet, masyarakat lebih baik menggunakan trompet dengan model dipencet.

“Harganya memang sedikit lebih mahal, tetap aman dari penyakit sebab unutk membunyikan trompet tersebt tidak menggunakan kontak mulut atau dengan ditiup melainkan cukup dipencet saja.” ujarnya. (Asep Saepudin Sayyev)

Sumber; Koran Jurnal Bogor, edisi 28 Desember 2018

SHARE

Tinggalkan Komentar