Tugas Membantu Polisi, Satpam Wajib Kantongi Sertifikat

282
sumber gambar: https://www.leaderstraining.com.au

Petugas satuan pengamanan atau Satpam diwajibkan memiliki atau mengantongi sertifikasi, sebagai tolak ukuran untuk menilai kualifikasi sebagai tenaga pengamanan, apalagi tigas satpam secara tidak langsung turut membantu tugas kepolisisn.

“Satpam itu kan tugasnya membantu kepolisian dan iu sudah disampaikan Pak Kapolri, saat perayaan HUT Satpam ke-38 di Gelora Bungkarno (GBK) Jakarta, makanya sertifikasi itu wajib hukumnya dimiliki seorang petugas pengaman,” kata Direktur Binmas, Kepolisian Daerah Jawa Barat, Komisaris Besar (Kombes) Pol. Badya Wijaya, kepada wartawan ditemui di Cibinong, Rabu (20/2).

Kombes Badya mengatakan, untuk mendapatkan sertifikat, seorang Satpam tentunya harus menjalani pendidikan terlebuh dahulu. Ketentuan itu diatur dlam Peraturan Kapolri Nomor 24/2007 tentang Sistem Pengamanan Manajemen Perusahaan atau Instansi Pemerintah.

“Pelatihan yang disebut ganda pratama itu merupakan pelatihan dasar yang wajib dikuasai anggota satuan pengamanan. Nah, salah satu syaratnya berbadan bagus dan memiliki keahlian beladiri,” ujarnya.

Jumlah Satpam yang terdata di Polda Jawa Barat, kata Kombes Badya, saat ada sekitar 50 ribuan. “Kita pun menghimbau, perusahaan yang menpekerjakan satuan pengamanan harus merekrut yang sudah mengantongi sertifikat ganda pratama,” katanya.

Sementara itu. Direktur Utama PT. Garda Bangsa Securindo (GBS), sebagai penyedia Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP), Suamdy mendukung langkah Polda Jawa Barat yang akan melakukan razia kepada Satpam yang belum berkompeten.

“Kami sangat mendukung langkah kepolisian, karena satpam itu harus memiliki legalitas yakni ganda pratama, madya, atau purama. Untuk itulah hatus diklat terlebih dahulu sehingga nantinya akan memiliki ijazah dan KTA minimal ganda pratama,” katanya.

Sumandy menjelaskan, PT. GBS Securindo masuk dalam BUPJ yang sudah di audit dan mendapatkan sertifikat dari Mabes Polri. “Dari 600 perusahaan penyedia jasa security yang terdaftar di bawah Polda Jabar, baru 12 yang mendapatkan sertifikat, termasuk GBS Scurindo,” tutupnya. (Noverando H)

Sumber: Koran Jurnal Bogor, edisi 21 Februari


 

SHARE

Tinggalkan Komentar