Ugm Suplai Logistik Pakan Hewan Korban Bencana

835
merahputih.com

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Tim Posko Bersama mengirimkan suplai logistik pakan bagi hewan yang menjadi milik korban bencana alam Gunung Agung, Karangasem, Bali.

“Fakultas Peternakan UGM dan Tim Posko Bersama telah mensuplai logistik pakan bagi hewan para korban bencana alam Gunung Agung, di Bali,” ujar Kordinator Posko Bersama, Bambang Suwignyo, dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Senin.

Bambang menjelaskan, berdasarkan informasi dari Satuan Tugas (Satgas) Peternakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga saat ini ada sekitar 4.678 ternak terevakuasi dari zona merah atau di bawah jarak 12 kilometer dari target 20 ribu posko yang terdistribusi dalam 40 posko.

Ternak tersebut, ungkap dia, di dominasi oleh sapi dengan jumlah sebanyak 4.053 ekor. Oleh karena itu, lanjutnya, pakan juga diperlukan agar para pemilik sapi tidak perlu kembali masuk ke zona merah untuk mencari pakan bagi ternaknya.

Bambang menjelaskan, jika para peternak kembali ke zona merah, maka akan sangat berisiko dan membahayakan keselamatan peternak.

Selain itu, ujar dia, upaya menjauhkan orang dan ternak dari bahaya erupsi Gunung Agung bisa sia-sia jika setelah evakuasi dan berada di pengungsian pada zona aman, namun masih ada peternak yang masuk zona merah karena alasan mencari pakan ternaknya.

“Kita semua tidak ada yang tahu, sampai kapan aktivitas penyelamatan akan berlangsung, karena sangat tergantung pada status Gunung Agung. Karena itu, Posko Bersama siap membantu menyalurkan bantuan para dermawan untuk kemanusiaan di Bali,” jelas Bambang yang juga Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama Fakultas Peternakan UGM.

Ia juga menuturkan bahwa Posko Bersama Fakultas Peternakan UGM merupakan bentukan dan hasil kerjasama dengan ISPI, Gapuspindo, AINI, Persepsi, dan FPPTI.

Tim Posko Bersama, lanjutnya, telah bekerja sama hampir 10 hari dan bahu-membahudengan berbagai elemen penyelamatan Gunung Agung, seperti Satgas Ternak BNPB.

“Kami juga bersinergi bersama perguruan tinggi setempat, seperti Universitas Udayana untuk bekerja bagi atas nama kepedulian dan kemanusiaan. Fokus kami ada pada penanganan ternak terdampak aktivitas Gunung Agung yang berstatus Awas,” papar Bambang.

Bambang menambahkan, Fapet UGM, Gapuspindo, ISPI dan PT Widodo Makmur melalui Posko Bersama telah melakukan pemberian pakan berupa konsentrat, sejumlah 21 ton.

Sedangkan Universitas Udayana, Bali melakukan pemberian jerami padi 7-8 Oktober.

SHARE

Tinggalkan Komentar