Waspadai Ancaman DBD

467
sumber gambar: http://mediad.publicbroadcasting.net

Masyarakat Kota Bogor nampaknya masih perlu mewaspadai terhadap ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga Maret tahun ini. Hal ini dikaenakan memiliki kelembapan tinggi menjadi daerha ternyaman bagi nyamuk berkembang biak.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor menjaka masyarakat untuk selalu melakukan Gerakan Serentak (Gertak) Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus satu minggu sekali.

“Gertak PSN 3M Plus ini harus dilakukan serentak pukul 07.30 WIB sampai pukul 10.30 WIB setiap Jumat di seluurh kantor instansi, sekolah, rumah sakit, puskesmas dan rumah.” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Dinkes Kota Bogor, Lindawati, belum lama ini.

Linda mengatakan, Gertak PSN 3M Plus sebagai upaya pemberantasan sarang nyamuk aedes aegypti yang lebih efektif daripada Fogging.

Hal dilakukan cukup mengurus tempat penampungan air, seperti bak kamar manid ataupun ember dengan membersihkan dinding-dinding tempat nyamuk menempelkan jentiknya, bukan sekedar membuang airnya. Sedangkan untuk penempatan air dan kubur barang-barang bekas agar tidak menjadi tempat perindukan nyamuk,” ungkapnya.

Ia menegaskan di tengah cuaca yang sedang pancaroba seperti ini masyarakat harus lebih memperhatikan kesehatan. Mengingat nyamuk aedes aegypti tidak pilih-pilih orang saat menggigit.

Apabila ada keluarga yang mengalami panas hingga tiga hari, kata Linda, harus segera cek darah, karena jika tidak cepat ditangani bisa berakibat fatal. “Kalau trombosit dibawah 150 harus dirawat,” jelasnya.

Ia menambahkan puncak DBD itu memang di awal tahun, namun penting unutk gerakan serentak PSN 3M Plus harus dilakukan seminggu sekali karena siklus hidup nyamuk seminggu sekali.

“Kita berantas jentiknya, karena satu nyamuk bisa ratusan telur,” tukasnya. (Fredy Kristianto)

Sumber: Koran Jurnal Bogor, edisi 5 Maret 2019

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here